Tampilkan postingan dengan label Puisi Puisian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Puisian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Agustus 2011

Pesan Maaf

Aku,
Tak jauh beda dari lebaran lalu
Masih dengan dada berdegub dan jemari kaku
Mencoba mengetik huruf beribu
Ku lanjutkan untuk nomor mu
Lalu,
Aku kembali dan menunggu dulu
Bukan ragu,
Hanya pesan maaf itu tidak lagi pantas untukmu

Senin, 16 Mei 2011

Lumut


Pipiku lumutan

Tragis


Masih malu mengaku

Aku menangis

Muak melihat senyum mu sinis

Bukan tentang paksa atau titis

Karena air mata menari di pipi pipi tipis

Sabtu, 30 April 2011

Hati Sakit Perut


Dasar curut!

Bisa bisanya membuat hidupku kecut

Hati ku kentut

Bau menjijikkannya hadir berturut turut

Hati ku sakit perut

Gara gara kamu, pengecut!

Sabtu, 19 Maret 2011

Sayap Airmata


Air mata butuh sayap

Biar cepat enyah dari ekor mata

Biar make up ku tidak luntur

Biar tisuku tidak cepat habis

Biar sekalikali bantal kering

Biar mereka kira aku kuat

Tapi sekarang,

Air mata sedikit berat dan bertambah banyak

Doyan makan, doyan ngemil

Kasihan, sayapnya tidak kuat


Air mata menangis...

Rabu, 02 Maret 2011

Mengejar Vespa


Aku dikejar waktu

Aku ditekan jarak rindu

Mereka hanya tidak mengerti pengorbananku

Mereka hanya tidak peduli perasaanku

Aku berangkat pagi

Untuk lari

Lari ke kanan lari ke kiri

Asal bisa melihat senyumnya hari ini

Memang sangat lelah

Tapi itu bukan masalah

Seringkali marah

Tapi aku pasrah

Mengejar vespa memang musibah

Pemiliknya baru anugrah

Kalau begitu ya sudah

Aku mengejar pemilik vespanya sajalah

Sabtu, 26 Februari 2011

Ilalang Malang


Mau kau pegang tangan ku?

Membawa setangkai kembang

Kembang ilalang

Aku tiup lalu terbang

Kembang ilalang yang lemah

Kau melepas panah

Hatinya lalu bernanah

Ilalang tetap menyambutnya dengan indah

Mau kau pegang tangan ku?

Akan aku arahkan ke hati

Kau ambil lalu obati

Biar ilalang bahagia lagi

Rabu, 23 Februari 2011

Hujan Bunga


Saya lihat sore ini hujan turun sebagai bunga

Saya langsung keluar saja

Cepat-cepat pergi ke halaman rumah sana

Benar ya,

Warna bunganya ungu muda

Ah

Deras sekali hujannya

Lalu

Mengadah dan membuka mulut saya

Sekejap mulut dipenuhi bunga-bunga

Saya telan segera

Rasanya,

Seperti sedang jatuh cinta...

Sabtu, 19 Februari 2011

Ajak Aku Terbang


Hallo Balon, kamu apa kabar?

Mau tidak mengajakku terbang tinggi?

Biar aku bisa lihat pemandangan indah. Biar aku bisa mengawasinya dari atas. Biar aku bisa menyobek awan untuk aku bawa pulang. Biar aku bisa mengantungi hujan. Biar aku bisa memetik bintang.

Biar aku bisa lihat suasana di bulan, kan sebentar lagi aku dan Robin akan menikah di bulan. Balon kamu datang ya buat sarana transportasi kami ke bulan.

Minggu, 06 Februari 2011

Happily Ever After

Buat jadi Princess
Aku kegemukkan
Buat jadi Pahlawan
Apa lagi Pangeran
Kamu juga kegemukkan
Tetapi
Jangan takut
Kita bisa buat seperti di cerita dongeng
Bukan happily ever after biasa
Tapi happily ever after yang kegemukkan

Sayang, Mau Tidak Jadi Semut?


Hey mau tidak jadi semut?
Kecil kecil dan imut

Hey mau tidak jadi semut?
Kita buat keluarga kecil, aku kamu dan anak-anak saja

Hey mau tidak jadi semut?
Merasakan kehangatan tidur di dalam tanah

Hey mau tidak jadi semut?
Dalam kesederhanaan kita berbagi

Hey mau tidak jadi semut?
Bergotong royong meringankan hidup

Hey mau tidak jadi semut?
Bersembunyi ketika kesedihan mau datang

Hey mau tidak jadi semut?
Merasakan manisnya hidup bersama-sama

Hey mau tidak jadi semut?
Bercerita sejenak ketika bertemu

Sayang, mau tidak jadi semut?
Berciuman setiap kali berpapasan

Tahi Semut

Itu...
Titik hitam di wajahmu
Itu bukan tahi lalat
Tahi lalat yang menjijikkan
Bukan
Bukan itu...

Itu...
Itu tahi semut
Biasalah
Jangan kaget
Semut suka mencari tempat yang manis
Seperti kamu
Ah manis sekali...

Kamis, 03 Februari 2011

Pengantin Dungu

High-heels ku patah
Cintaku keberatan
Make up ku luntur
Cintaku grogi, keringatan
Sanggulku melorot
Cintaku bingung, main tarik-tarikan
Gaun ku robek
Cintaku kegemukkan

Sebentar lagi hujan datang
Menarik aku terbang ke bulan
Aku menikah di sana
Keju jadi penghulunya

Pengantin ku ketinggalan...

Hatiku Haus

Hati ku haus
Hujan datang lama
Kemarau masih kerasan

Hatiku haus
Isinya menguap menjadi hujan
Sekarang hujan rasanya beda
Warnanya hitam sedikit kecut

Hati ku haus
Sudah aku minumi
Masih saja haus
Hati ku bocor
Kena hujan yang seperti paku payung

Berkencan

Jasnya berlian
Janjinya, mengajakku ke bulan
Berkencan
Bir jadi suguhan
Gaunku kulit durian
Maaf ya, tampan
Cuma ini yang dapat aku pesan

Rancu

Rancu aku
Modern atau klasik
Tidak tau harus memilih
Rancu aku
Mio atau vespa
Kan tidak ada yang menawari ku untuk memilih mereka

Korespondensi Satu-Satu

Seperti Korespondensi satu satu
Tepat dipasangkan satu satu
Satu kali
Seumur hidup ini

Rabu, 02 Februari 2011

Pengirim Salam


Kalau butuh pengirim salam, cari saja aku
Aku duduk di sebrang mu
Bisik bisik saja kalau malu
Lewat telinga kanan ku

Secepat kilat aku akan sampaikan
Melebihi Pak Pos yang tampan
Sepucuk kata akan dimakan
Salam sayang mu untuk Intan

Diam-diam
Aku Pengirim salam
Juga ingin menerima salam
Dari hatimu yang dalam
Sampai bertemu nanti malam

Salam,
Pengirim Salam

Permadani Jasmine

Permadani sudah capek
Katanya pantat Jasmine terlalu berat
Tidak kuat lagi membawa Jasmine terbang
Permadani akan mencari yang lebih langsing

Kasihan Jasmine
Permadani pergi
Aladin pun sudah mulai menalainya dari fisik
Kan tidak sepenuhnya salah Jasmine

Jasmine pergi ke padang pasir
Banyak permadani
Tetap tidak ada yang mau terbang bersamanya
Jasmine kegemukkan

Kalau 'Tidak' Itu 'Iya'


Saya tidak cemburu
Saya tidak sesakit dulu
Saya sedang tidak kelabu
Saya tidak akan menunggu
Saya tidak mau membuang waktu

Karena saya tidak cinta kepadamu

Bukan Bintang


Tidak ada yang bilang aku bintang
Tidak ada yang bilang aku seterang bintang
Tidak ada yang bilang aku setinggi bintang
Memang aku bukan bintang

Di langit banyak bintang
Sampai sulit membedakan mana yang paling terang
Terlalu rumit
Banyak pilihan

Jangan biarkan aku jadi bintangmu
Buat aku jadi bulan mu
Bulang yang cuma satu
Aku tidak akan punya saingan